Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 21 Juli 2011

Ke Field juga :)

Yeay, akhirnya ke field juga :D . Yup, ke field. Itu artinya kami ga cuma duduk doang sambil internetan baca-baca modul  atau ngoprek Wonderware :)

Hari ini, Pak Tyarso, salah seorang dari tim PCN, mengajak kami ke field yang ada duri. Kami diajak keliling-keliling ke hampir semua tempat proses yang ada, dari mulai sumur produksi ,test station, gathering station, dan  PG&T. Hmm, sebenarnya sih hanya ditunjukin aja ma Pak Tyarso dari dalam mobil, karena kami hanya ke lokasi test station dan salah satu lokasi sumur. Maksudnya ke lokasi : kami benar-benar turun dari mobil dan  ke lapangan--> ga cuma mengamati dari mobil . 

Di sumur produksi, pompa angguk
Selain kami (Saya dan Rifqi), ada juga dua teman KP yang ikut ke field hari ini. Ari STT Telkom dan Akbar UI. Mereka KP di tempat yang sama dengan kami, IT- Tower. Walaupun hari ini adalah kami akan melihat sistem SCADA, tapi dua orang teman kami ini -- KP nya dibagian telnet yang ga berhubungan dengan itu-- tetap ikut ke lapangan. Bosan juga kali mereka di ruangan terus :p
Di Test-Station
Wah, sebenarnya saya sudah mendapat penjelasan tentang proses-proses yang ada di field ini dari tutorial Pra-KP ala Rifqi :) . Jadi, ga buta-buta banget pas Pak Tyarso bercerita tentang semua itu. Sudah ada gambaran.  Seru pisan deh pokoknya ke field hari ini :D .

Kamis, 14 Juli 2011

HMI

HMI = Human Machine Interface adalah sebuah antarmuka yang dapat  memvisualisasikan keadaan proses yang terjadi di lapangan kepada operator yang ada di controll room. Pada dasarnya  SCADA hanya memberikan informasi tentang apa yang terjadi di lapangan kepada operator dan menyampaikan tindakan yang dipilih operator (dengan berdasar pada data yang dikirim) ke lapangan, sehingga SCADA disebut sebagai hands-on tool dibanding sistem otomasi. Mengapa? karena aksi tidak dilakukan secara otomatis melainkan berdasar pada keputusan yang diambil oleh operator.
Agar keputusan yang dipilih operator benar maka data yang dikirimkan oleh SCADA harus up to date  (mendekati real time) dan akurat. 

Proses yang terjadi di lapangan tersebut sangatlah rumit dan kompleks sehingga diperlukan HMI yang mudah dipahami oleh operator agar dapat memberikan keputusan yang benar. Informasi -informasi yang disampaikan pada HMI sederhana seperti lampu akan menyala jika tekanan tinggi. Nah, Tugas engineer adalah membuat tampilan  HMI  menjadi sederhana seperti ini sehingga mudah dipahami oleh seseorang (dalam hal ini oprator) yang terkadang sebenarnya tidak mengetahui proses rinci apa yang terjadi di lapangan.

Untuk menjaga keamanan dan keselamatan, maka hanya orang-orang "terpecaya" saja yang diperbolehkan untuk mengakses sistem dan memberikan keputusan aksi yang dipilih.

MMI = Man Machine Interface adalah kata lain untuk HMI

waktu belajar  : 10.45 s.d 11.30
Hari                : 14 Juli 2011
Pemberi penjelasan : pemilik nim 13308034 :)

OPC

OLE = Object Linking and Embedding adalah  suatu teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft agar dapat me-embedding (menanamkan) dan me-link (menautkan) segala hal selain dokumen kepada dokumen tersebut. Semisal : kita tahu bahwa Ms. Word adalah suatu software yang diperuntukan untuk menulis teks, namun selain teks, Ms. Word juga dapat menampilkan gambar, chart, dan lain-lain yang bukan teks. Kenapa begitu? karena adanya teknologi OLE ini :).
OLE ini sebenarnya adalah hasil pengembangan dari DDE (Dynamic Data Exchange).

OPC = OLE for Process Controll merupakan sebuah standart mekanisme software supaya dapat berbagi data antara berbagai proses otomasi (SCADA) yang berasal dari produksi yang berbeda. Hmm, setiap PLC yang dibuat oleh perusahaan tersebut memiliki standart (kami mengumpakannya sebagai "bahasa" ) masing-masing , adakalanya diperlukan komunikasi antara PLC yang satu dengan PLC yang lainnya. Agar dapat berkomunikasi, maka digunakanlah OPC. Semisal setiap orang dari daerah tertenttu di Indonesia memiliki bahasa masing-masing, nah untuk dapat berkomunikasi diperlukan bahasa pemersatu yaitu Bahasa Indonesia. Dalam hal  ini bahasa pemersatu tersebut adalah OPC.
Sehingga dapat dikatakan bahwa OPC adalah OLE yang digunakan pada proses kontrol.

Pemberi materi     : Muhammad Rifqi Aufan :) (dengan berdasar pada bundel training yang dibuat Pak eddi )
Waktu pemberian : 10.00 s.d 10.45 (kayaknya)
 Tanggal               : 14 Juli 2011 (hari ketiga)
Tempat                : Ruangan untuk anak-anak KP :p
Alasan                 : diminta mentor untuk belajar tentang materi ini

Rabu, 13 Juli 2011

IT- PCN

Nama mentor : Jauhar Arif Yulmawan
Waktu pemberian materi : 09.00 s.d. 10.05
Tanggal : 13 Juli 2011 ( hari kedua)
Tempat : Ruang meeting, IT - Tower
Tema : Pengenalan IT- PCN

PCN -- Process Controll Network , menurut istilah di wikipedia, PCN adalah suatu jaringan komunikasi yang digunakan untuk mengirimkan data dan perintah antara unit kontrol, unit pengukuran dan peralatan SCADA.(definisi yang saya cari sebelum berangkat KP :p ). Sedangkan istilah dari Chevron, PCN atau Industrial Automation Controll System (IACS) dalam suatu industri termasuk berbagai sistem meliputi : personal, hardware dan software, yang dapat mempengaruhi pada keselamatan (safe), keamanan (secure), dan operasi yang dapat diandalkan (reliable operation) pada industri proses. Nah, menurut Bapak mentor , sebenarnya PCN itu adalah istilah yang meliputi PLC,  DCS, RTU ,dll.Di sini, semua hal itu disebut PCN saja. Kenapa begitu? karena terkadang sulit membedakan apakah sistem tersebut adalah DCS, PLC atau RTU jadi untuk mempermudah digunakanlah istilah PCN untuk semua sistem itu.

Proses sederhana yang ada :
1. Eksplorasi
Selain menggunakan pompa angguk, eksplorasi pun dilakukan dengan pompa yang dibenamkan dalam tanah. Berbeda dari pompa biasa yang menarik fluida, pompa ini justru mendorong fluida dari tanah menuju ke permukaan. Dalam hal ini fluida yang dimaksud adalah minyak, gas, dan air.

2. Test station
Di tempat ini, fluida yang telah terkumpul diuji kandungan minyak dan airnya.

3. Gathering station
Selain dikumpulkan, fluida tersebut dipisahkan antara gas, minyak dan airnya.

4. Tank Farm 
Di wilayah ini, minyak dikumpulkan jadi bagian ini bisa dikatakan sebagai storage nya.

5. Shipping
Pengapalan. Nah, di sini minyak yang sudah siap akan dikirim ke tujuan tertentu.

IT-PCN ini mengurusi hampir di seluruh tahap di atas karena memang PCN bertugas untuk memonitor. 

Klasifikasi kerja :
Level 0 : Berkaitan dengan instumentasi seperti PLC, sensor, valve , dll
Level 1    : Process Control
Level 2    : Suppervisory
Level 3    : Advanced Controll
Level 3.5 : DMZ
Level 4    : bussiness network
IT- PCN mengurusi dari level 1 s.d. 3.5